Jumat, 03 Desember 2010

Ketika Mereka Tidak Mengerti Prinsip Saya

pembicaraan yang mengusik pagi ini
saia sedang dalam penantian (jiah.bahasanya) nunggu pengumuman CPNS
dan sebelumnya pernah bilang ke ibu kalo saia ga mau minta tolong ke siapa2 sekalipun kita punya akses untuk itu, dan waktu itu ibu cuma diam, saia fikir ibu mengerti alasan dan minta tolong yang seperti apa yang saia maksud

sampai akhirnya tadi pagi bapak bilang "ibu nangis tu tadi malem, nggadang2 kamu jadi PNS, tapi katanya kamu ga mau minta tolong siapa2, ga mau pke duit juga ga mau hutang budi. jadi bapak bilang aja "ya sudah kita biarkan aja dulu pefry di tes yang ini biar dia tau kemampuannya n sadar klo kita ga bisa hidup tanpa pertolongan dari orang lain dan untuk minta tolong itu juga ada timbal jasanya""

glek!

1. kenapa diomongkan ke saia seolah2 saia ini bukan pefry
2. mang iya ibu mpe nangis? meragukan deh
3. bukan ituuuuuuuuuuu...ini bedaaaaaaaaaaaa...dari jaman pertama kali belajar agama n PPKn juaga saiadah ngerti klo kita ga bisa hidup tanpa pertolongan orang lain,,tapi ini bedaaaaaaaaa....!

sekarang gini ya,,oke saia mau minta tolong, tolong kasih saia guru buat mempelajari soal2 cpns, tolong kasih saia tips2 trik2 menyelesaikan soal2 cpns dengan cepat,,tapi tidak dalam hal administratif!!!!

oke lah saia minta tolong sama Sekda atau sama Bupati supaya saia bisa lolos tes CPNS,,lalu apa kabar orang2 yang lebih kompeten dari saya yang ga punya keluarga atw kenalan pejabat n ga punya uang??
yang saia mau, saia mendapatkan posisi PN ini karna memang saia pantas mendapatkannya,,kalu toh posisi itu jatuh ke tangan orang yang lebih kompeten (dalam hal ini:mengajar),lebih baik dalam pengajaran, dan bisa menghasilkan murid yang lebih pintar, lebih cerdas, then its ok for me. mungkin saia belum layak dan akan saia coba di tes PN berikutnya. se simple itu aja..

lagian, pekerjaan itu nanti bakal jadi pekerjaan seumur hidup buat saia, yang uang gajinya bakal saia pake buat menafkahi anak2 saia. apa rasanya..apa jadinya nanti klo ternyata saia mendapatkan pekerjaan itu dengan cara yang tidak benar,konkalikong,nepotisme, apalagi sampe korupsi??naudzubillah.saia tidak mau..

semoga suatu saat saya bisa menyampaikan hal ini ke ibu n bapak..n mereka bisa mengerti maksud saia.amin..

Senin, 26 Juli 2010

what i see in my students' face

aku ngajar di TK Alam Sayang Ibu
juga ngajar di LIA
kebanyakan murid2q adalah anak kecil
aku senang memperhatikan mereka
wajah, tingkah, ,dan perkataannya

kadang aku membayangkan seperti apa rupa mereka kalau sudah dewassa
kadang aku menebak2, mengukur tingkat kecerdasan mereka saat mereka bermain dan saat mereka menghadapi masalah
kadang aku menebak nebak seperti apa kehidupan keluarganya dari cara mereka bertutur kata

i love to see my students

Rabu, 14 Juli 2010

hang around while waiting

Di sebuah keramaian
Aku fikir aku adalah bagian dari keramaian itu
Aku nikmati setiap obrolan dan tertawa-tawa
Aku pun menyantap hidangan bersama mereka
Tapi ternyata tidak
Tidak hatiku yang yang tertawa
Tidak hatiku yang merasa kenyang
Sesekali aku meneguk minuman sekedar membasahi bibir yang kering
Tapi tak peduli berapa gelas minuman ku habiskan hati ini tetep merasa rontang
Tetap merasa kering
Sepi ...

Aku merasa kebahagiaan yang barusan itu semu
Lalu ku menyingkir dari keramaian itu
Menikmati keringku sendiri
Menikmati sepiku sendiri

Lalu aku berfikir
Apa ini benar?
Apakah baik menikmati area abu2 begini sendiri?
Aku tidak ingin semenyedihkan ini, sendiri lahir dan batin
Lalu aku kembali ke keramaian itu
Membaur bersama mereka lagi
Tertawa – tawa lagi, menikmati setiap obrolan dan hidangan – hidangannya lagi

Tak peduli hatiku masih sepi, tak peduli hatiku masih sendiri
Tapi aku senang bisa ikut tertawa bersama mereka
Merasakan kebahagiaannya orang2 bahagia
Dan berharap suatu saat bisa merasakan kebahagiaanku sendiri
*sayang, kapan kau datang?

Minggu, 16 Mei 2010

nothing s bout money!

dedicated for my best friend,,Ryanto Surya Miharja


Kemarin aq makan bareng ryan lagi, makan sambil ngobrol ngalor-ngidul tiba2 jadi kebahas status yang pernah ryan bikin d fb dan status tu sempet bikin aq gedek. Di statusnya itu ryan bilang “cinta bukan buat cowo2 miskin kayak kita”. Baca itu aku langsung ketawa sinis dan ngoment “berarti kalo kaya bisa beli cinta dunk ya?”. Aku berharap ryan cukup cukup nangkep kalo itu sindiran, bukan pertanyaan. Tapi ternyata ngga, dia malah jawab “cinta bisa beli segalanya pep”.KAMPRET
Dan tadi malam ryan negasin lagi “yang aku liat nih pep ya, cewe cantik pacaran ma cowo jelek dan cowo jelek itu pake mobil, which mean kaya”. Oke kalo itu cinta versinya ryan, yang kayak gitu mungkin dia sebut cinta, cewe cantik tu cinta ma cowo jelek nya, suatu saat tu cewe ketemu cowo yang lebih kaya cewe tu bakal pergi ke cowo yang lebih kaya itu. Mau,cinta yang kyak gitu??
Sementara aku sendiri pernah liat sepasang kakek-nenek boncengan pake sepeda ontel sambil pelukan dan cerita2 ketawa-ketiwi,,aku juga pernah liat bibi pecel berangkat ke pasar dianter suaminya yang tukang becak, mereka juga ga kalah romantisnya, mereka ga berenti senyum2 mesem2 sok2 malu2 kucing kayak orang baru jadian, padahal kalo diliat dari muka n perawakannya aku yakin mereka dah punya anak umuran anak SD.hehee.. Orang2 kayak gitu, apa mereka mendapatkan cinta pake duit??ngga.. atau liat diri kamu sendiri, aku cinta ma kamu, apa cinta aku ini kamu dapatkan dengan duit?ngga juga kan.. kamu ga akan pernah cukup kaya untuk bisa beli cinta..kamu mungkin bisa jadi raja, kamu mungkin bisa menguasai dunia berikut semua emas yang ada di dalamnya, tapi emas ga bisa ngasih kamu cinta n kebahagiaan waktu kamu menua..
Cinta itu bisa didapatkan oleh siapa aja, ga peduli kaya atau miskin. Jangan yang salah yang dijadikan contoh. Jangan nilai2 yang sudah bagus dianggap naif atau teoritis cuman gara2 melihat contoh yang salah.. yang kayak gitu ga bisa disebut realistis, yang kayak gitu namanya menyerah sama keadaan, sementara orang hidup harusnya fight! Fight.fight.fight.FIGHTOOOOOO OHH!!!^^

Rabu, 14 April 2010

Belajar Bersyukur

Ada sesuatu yang bagi orang lain mudah banget buat ngedapetinnya, mereka memamerkannya di antrian tiket nonton, di restoran-restoran, di profil picture, bahkan di atas sepeda ontel. Segitu mudahnya bahkan ga sedikit dari mereka yang bisa dapet dua atau tiga sekaligus. Seolah-olah tu barang obralan di pasar loak (buset, dah obralan di loakan pula???gkgkgk). sementara, bagi seseorang, sesuatu tu susaaaaahh banget di dapet. Boro-boro didapet, di matanya tu sesuatu dah kayak barang mahal di etalase mewah yang dikasih warn gede-gede: “DILIHAT BOLEH DIPEGANG JANGAN”.kupret!

Tapi di sisi lain, seseorang ini bisa dengan begitu mudahnya ngedapetin sesuatu yang bagi orang lain susah banget buat didapet. Orang2 mesti berusaha, lalu gagal, berusaha lagi, lalu gagal lagi. Mesti bolak-balik usaha dah pkoknya baru bisa dapet. Sementara dia, ‘blek!’, dikasih gitu aja ma Tuhan.wow!
Dari situ dia belajar bahwa bahagia itu bukan tentang apa yang bisa kita dapet, tapi tentang mensyukuri apa yang telah Tuhan kasih ke kita. Dan dia pun percaya bahwa saat satu pintu kebahagiaan tertutup maka ada pintu kebahagiaan lain yang menunggu untuk kita buka.

Jumat, 05 Maret 2010

After he crying in my hug

apa yang saya note'kan di facebook pagi ini adalah bentuk protes saia terhadap cara pendidikan yang diterapkan bapak di rumah

sebagai anak saya tidak merasa mampu untuk protes, terlebih dengan sifat bapak yang...tak mau terima bila merasa disalahkan.

andai boleh berharap, saya ingin bapak membaca note itu
karna apapun alasannya kekerasan sama sekali tidak bisa dibenarkan
contoh nyata sudah di depan mata,, dua anak pertama bapak bisa tergolong produk gagal karna dari kecil taunya cuma patuh karna takut, bukan patuh karna mengerti kenapa sesuatu itu harus dihindari atau dikerjakan. kalau bapak bilang "JANGAN!" berarti ya jangan dikerjakan, kalau dikerjakan siap2 kena pukul. kalau bapak bilang "kerjakan!" berarti ya memang harus dikerjakan, kalau tidak dikerjakan pasti akan menerima kata2 kasar.

anak bapak yang ketiga ini laki2, kelak dia jadi pemimpin, setidaknya kepala keluarga. jangan sampai hal buruk ini(mendidik dengan kekerasan) diterapkan oleh lana dalam mendidik anak2nya kelak. dan lagi, saya tidak yakin lana bisa sukses kalau cara mendidiknya seperti itu.

saia tidak keberatan kalau lana menjadi manja karna sering diperlakukan dengan lembut oleh saya dan ibu. toh manjanya lana hanya untuk hal-hal yang bersifat teknis, seperti lambat bangun pagi, sarapan disuapi, ataupun sekedar ditunggui mengerjakan PR. itu lumrah..lebih baik lana manja, itu artinya dia masih terbuka dengan orang rumah, dan itu juga berarti kita masih bisa membaca pola pikirnya dan itu modal besar untuk mengarahkannya menjadi anak yang baik.

jangan sampai nantinya lana menjadi anak yang tertutup dan mencari perlindungan di luar rumah, seperti saya.

Senin, 22 Februari 2010

berhenti melangkah

berhenti melangkah menuju mu
lelah
dan sedang tak bersemangat untuk bersaing untuk mendapatkan mu
hang out terakhir juga sebenernya aq ga terlalu interest (karna omonganmu juga sebenernya)
tapi karna dah janji..jadi ya...
tambah lagi apa yang aku dapat selama hang out,,aq makin ga dapet kesan
(karna denger omonganmu juga)
mungkin omongan mu ga salah,,cuma mematahkan harapan saja

lebih2 tadi baca komenan kamu ma cewe..sapa?dina?whatever ituh..
haduh...makin gedek

sekarang harus lebih realistis
kamu jauh dari jangkauan ku
dan aq sedang malas bersaing
jadi baiknya aku berhenti melangkah ke arah mu